Uji kelayakan usaha sebelum modal dikeluarkan. Masukkan modal, omzet, dan biaya operasional untuk melihat laba bersih, ROI tahunan, dan berapa lama modal kembali.
Tiga angka penentu kelayakan usaha
- Laba bersih bulanan = omzet - HPP - biaya operasional. Ini angka yang benar-benar masuk kantong, bukan omzet.
- Payback period = modal awal ÷ laba bersih bulanan. Menunjukkan berapa bulan sampai modal kembali utuh.
- ROI tahunan = (laba bersih setahun ÷ modal awal) × 100%. Ini yang dibandingkan dengan imbal hasil investasi lain.
Patokan angka yang sehat
Untuk usaha kecil dan menengah di Indonesia, payback period di bawah 18 bulan tergolong sangat baik, 18-36 bulan masih wajar, dan di atas 48 bulan perlu dikaji ulang - terutama bila usahanya rentan tergerus tren atau sewa tempat.
Bandingkan selalu ROI usaha Anda dengan imbal hasil instrumen pasif. Bila ROI usaha hanya 7% per tahun sementara deposito memberi 5% tanpa tenaga dan tanpa risiko operasional, artinya premi risiko yang Anda ambil terlalu kecil.
Yang sering terlupa dihitung
- Gaji Anda sendiri. Bila Anda bekerja penuh waktu di usaha itu, masukkan gaji wajar Anda sebagai biaya operasional. Tanpa itu, laba terlihat semu.
- Penyusutan alat. Peralatan akan aus dan harus diganti. Sisihkan cadangan penggantian setiap bulan.
- Bulan sepi. Hitung omzet rata-rata setahun, bukan omzet bulan terbaik.